MENGAMBIL VIDEO DI DALAM FILE POWERPOINT

ladangbelajar-Assalaamu'alaikum Wr Wb teman-teman sekalian. Kali ini saya akan menulis tentang IT nih. Khususnya di bidang aplikasi yaitu power point. Nah yang ingin saya bagikan kali ini adalah bagaimana caranya mengambil file (gambar atau video) yang ada di slide. Sebagian orang menggunakan perintah insert hyperlink untuk memasukkan video ke slide. Sebagian memilih cara instant yaitu drag and drop video ke slide. Cara ke dua mungkin lebih simpel, namun file ppt akan membengkak dan saat video dijalankan maka akan nge-lag. Bisa jadi satu file ppt memiliki ukuran ratusan MB bahkan GB tergantung banyaknya video yang dimasukkan. Kalau ukuran gambar sih tidak terlalu berpengaruh. Karena mayoritas gambar berukuran relativ kecil.
Di tulisan kali ini, saya akan memberikan tips mengatasi video yang nge-lag saat ditayangkan. Jadi kita harus mengabil atau menjalankan video tersebut di luar slide. Yuk disimak caranya berikut ini:
 1. Kita harus membuat file ppt. Coba saja 3 slide lalu masukkan …

BERHUBUNGAN SUAMI ISTRI DI SIANG HARI BULAN ROMADHON

Hasil gambar untuk KAMAR
๐ŸŒด๐Ÿ•Œ๐Ÿ“š๐Ÿ•Œ๐Ÿ“š๐Ÿ•Œ๐ŸŒด
Kajian Fiqih Puasa
    Bersama
       Ust Junaidi Sahal 
================
Kajian 13-"Berhubungan Suami Istri di Siang Hari Bln Romadlon "
================
๐ŸŒน➰➰➰➰➰➰๐ŸŒน
(www.dar-alkayyis.com)
Fanpage UJ:
https://m.facebook.com/UstadzJunaidiSahal
❤➰➰➰➰➰❤

 

 ๐Ÿ TANYA ๐Ÿ

Assalamualaikum
Ustadz Junaidi Sahal⁩,
Orang yg batal puasanya karena berhubungan suami istri, apa kewajiban yang harus dia lakukan untuk mengganti puasanya?
Teknis / cara pelaksanaannya bagaimana Ustadz?
Kalau sudah sempat semoga berkenan untuk menjawabnya.
Maturnuwun.

๐Ÿ“š JAWAB

Wa alaikum Salam warohmatullohi wabarokatuh..

 ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ

Memang benar suami yg "berhubungan" di siang hari di bln ramadhan, kena kafarat sebagaimana hadis;

ุนَู†ْ ุฃَุจِูŠْ ู‡ُุฑَูŠْุฑَุฉَ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู†ْู‡ُ ู‚َุงู„َ ุจَูŠْู†َู…َุง ู†َุญْู†ُ ุฌُู„ُูˆุณٌ ุนِู†ْุฏَ ุงู„ู†َّุจِูŠِّ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุฅِุฐْ ุฌَุงุกَู‡ُ ุฑَุฌُู„ٌ ูَู‚َุงู„َ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ู‡َู„َูƒْุชُ ู‚َุงู„َ ู…َุง ู„َูƒَ ู‚َุงู„َ ูˆَู‚َุนْุชُ ุนَู„َู‰ ุงู…ْุฑَุฃَุชِูŠ ูˆَุฃَู†َุง ุตَุงุฆِู…ٌ ูˆَ ูِูŠْ ุฑِูˆَุงูŠَุฉٍ ุฃَุตَุจْุชُ ุฃَู‡ْู„ِูŠْ ูِูŠْ ุฑَู…َุถَุงู†َ ูَู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ู‡َู„ْ ุชَุฌِุฏُ ุฑَู‚َุจَุฉً ุชُุนْุชِู‚ُู‡َุง ู‚َุงู„َ ู„َุง ู‚َุงู„َ ูَู‡َู„ْ ุชَุณْุชَุทِูŠุนُ ุฃَู†ْ ุชَุตُูˆู…َ ุดَู‡ْุฑَูŠْู†ِ ู…ُุชَุชَุงุจِุนَูŠْู†ِ ู‚َุงู„َ ู„َุง ูَู‚َุงู„َ ูَู‡َู„ْ ุชَุฌِุฏُ ุฅِุทْุนَุงู…َ ุณِุชِّูŠู†َ ู…ِุณْูƒِูŠู†ًุง ู‚َุงู„َ ู„َุง ู‚َุงู„َ ูَู…َูƒَุซَ ุงู„ู†َّุจِูŠُّ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูَุจَูŠْู†َุง ู†َุญْู†ُ ุนَู„َู‰ ุฐَู„ِูƒَ ุฃُุชِูŠَ ุงู„ู†َّุจِูŠُّ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุจِุนَุฑَู‚ٍ ูِูŠู‡َุง ุชَู…ْุฑٌ- ูˆَุงู„ْุนَุฑَู‚ُ ุงู„ْู…ِูƒْุชَู„ُ- ู‚َุงู„َ ุฃَูŠْู†َ ุงู„ุณَّุงุฆِู„ُ ูَู‚َุงู„َ ุฃَู†َุง ู‚َุงู„َ ุฎُุฐْู‡َุง ูَุชَุตَุฏَّู‚ْ ุจِู‡ِ ูَู‚َุงู„َ ุงู„ุฑَّุฌُู„ُ ุนَู„َู‰ ุฃَูْู‚َุฑَ ู…ِู†ِّูŠ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ูَูˆَุงู„ู„َّู‡ِ ู…َุง ุจَูŠْู†َ ู„َุงุจَุชَูŠْู‡َุง -ูŠُุฑِูŠุฏُ ุงู„ْุญَุฑَّุชَูŠْู†ِ -ุฃَู‡ْู„ُ ุจَูŠْุชٍ ุฃَูْู‚َุฑُ ู…ِู†ْ ุฃَู‡ْู„ِ ุจَูŠْุชِูŠ ูَุถَุญِูƒَ ุงู„ู†َّุจِูŠُّ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุญَุชَّู‰ ุจَุฏَุชْ ุฃَู†ْูŠَุงุจُู‡ُ ุซُู…َّ ู‚َุงู„َ ุฃَุทْุนِู…ْู‡ُ ุฃَู‡ْู„َูƒَ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, beliau berkata, ketika kami duduk-duduk bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, tiba-tiba datanglah seseorang sambil berkata: “Wahai, Rasulullah, celaka !” Beliau menjawab,”Ada apa denganmu?” Dia berkata,”Aku berhubungan dengan istriku, padahal aku sedang berpuasa.” (Dalam riwayat lain berbunyi : aku berhubungan dengan istriku di bulan Ramadhan). Maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata,”Apakah kamu mempunyai budak untuk dimerdekakan?” Dia menjawab,”Tidak!” Lalu Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata lagi,”Mampukah kamu berpuasa dua bulan berturut-turut?” Dia menjawab,”Ttidak.” Lalu Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya lagi : “Mampukah kamu memberi makan enam puluh orang miskin?” Dia menjawab,”Tidak.” Lalu Rasulullah diam sebentar. Dalam keadaan seperti ini, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam diberi satu ‘irq berisi kurma –Al irq adalah alat takaran- (maka) Beliau berkata: “Mana orang yang bertanya tadi?” Dia menjawab,”Saya orangnya.” Beliau berkata lagi: “Ambillah ini dan bersedekahlah dengannya!” Kemudian orang tersebut berkata: “Apakah kepada orang yang lebih fakir dariku, wahai Rasulullah? Demi Allah, tidak ada di dua ujung kota Madinah satu keluarga yang lebih fakir dari keluargaku”. Maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tertawa sampai tampak gigi taringnya, kemudian (Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam) berkata: “Berilah makan keluargamu!”
(HR Bukhori dan Muslim)

Dari hadis diatas, dipahami kafaratnya ada 3 pilihan;

1⃣Memerdekakan  budak
2⃣Puasa dua bulan berturut turut
3⃣Atau memberi makan 60 org miskin...

Siapa yg membayar kafarat?
Para ulama berbeda pendapat dlm hal ini;
Dlm Fiqh sunnah DR Sayid Sabiq, menyatakan;

ูˆู…ุฐู‡ุจ ุงู„ุฌู…ู‡ูˆุฑ: ุฃู† ุงู„ู…ุฑุฃุฉ، ูˆุงู„ุฑุฌู„ ุณูˆุงุก، ููŠ ูˆุฌูˆุจ ุงู„ูƒูุงุฑุฉ ุนู„ูŠู‡ู…ุง ู…ุง ุฏุงู…ุง ู‚ุฏ ุชุนู…ุฏุง ุงู„ุฌู…ุงุน، ู…ุฎุชุงุฑูŠู†، ููŠ ู†ู‡ุงุฑ ุฑู…ุถุงู† (ูข) ู†ุงูˆูŠูŠู† ุงู„ุตูŠุงู….
"Madhab Jumhur, berpendapat Istri dan suami keduanya membayar kafarat, selama mrk berdua melakukan suka sama suka (3s๐Ÿ˜ƒ)"
"Ditambahkan oleh beliau, jk suami yg memaksa, mk hanya suami yg bayar kafarat"(sdh tentu tdk sebaliknya)....

ูุฅู† ุฃูƒุฑู‡ุช ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ู…ู† ุงู„ุฑุฌู„، ุฃูˆ ูƒุงู†ุช ู…ูุทุฑุฉ ู„ุนุฐุฑ ูˆุฌุจุช ุงู„ูƒูุงุฑุฉ ุนู„ูŠู‡ ุฏูˆู†ู‡ุง.
ูˆู…ุฐู‡ุจ ุงู„ุดุงูุนูŠ: ุฃู†ู‡ ู„ุง ูƒูุงุฑุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ู…ุทู„ู‚ุง، ู„ุงููŠ ุญุงู„ุฉ ุงู„ุงุฎุชูŠุงุฑ، ูˆู„ุงููŠ ุญุงู„ุฉ ุงู„ุงูƒุฑุงู‡.
ูˆุฅู†ู…ุง ูŠู„ุฒู…ู‡ุง ุงู„ู‚ุถุงุก ูู‚ุท.
ู‚ุงู„ ุงู„ู†ูˆูˆูŠ: ูˆุงู„ุงุตุญ - ุนู„ู‰ ุงู„ุฌู…ู„ุฉ - ูˆุฌูˆุจ ูƒูุงุฑุฉ ูˆุงุญุฏุฉ ุนู„ูŠู‡ ุฎุงุตุฉ، ุนู† ู†ูุณู‡ ูู‚ุท، ูˆุฃู†ู‡ ู„ุงุดุฆ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุฑุฃุฉ، ูˆู„ุง ูŠู„ุงู‚ูŠู‡ุง ุงู„ูˆุฌูˆุจ، ู„ุงูู‡ ุญุชู‰ ู…ุงู„ ู…ุฎุชุต ุจุงู„ุฌู…ุงุน، ูุงุฎุชุต ุจู‡ ุงู„ุฑุฌู„، ุฏูˆู† ุงู„ู…ุฑุฃุฉ، ูƒุงู„ู…ู‡ุฑ.

Imam Asy Syafii; tdk wajib kafarat bg istri secara mutlaq..

Imam Nawawi berkata: “Yang lebih kuat menurut kesimpulannya adalah hanya diwajibkan membayar satu kafarat yaitu khusus atas pihak diri suami, sedangkan wanita tidak perlu mengeluarkan apa pun dan tidak dibebani kewajiban, karena kewajiban itu merupakan kewajiban mengenai harta yang khusus dibebankan kepada pihak laki-laki semata, tidak wanita seperti halnya mahar.”
(Lihat Fiqh Sunnah DR Sayid Sabiq)

So.. Apa yg diungkap Imam Syafii adalah yg terpilih, knp?
1⃣Dhohir Hadis diatas perintahnya kpd suami.
2⃣Bukankah shohibul nafaqoh adalah suami...

Wallohu Alam..



☘☘☘☘☘☘☘☘☘
YA ALLOH......
JADIKAN KAMI AL KAYYIS
๐Ÿ๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐Ÿ
Menebar Dakwah Meraih Berkah

Bank Mandiri :
142-00-1656066-5
a.n. Seger Suprapto
QQ.  MT Dar Al Kayyis

BSM no.rek: 7086895662
a.n.Ainurrofiq .QQ. Dar alKayyis

Komentar