Tulis aja dulu, siapa tahu orang lain butuh :-)

REAL MADRID PUASA GELAR DI TAHUN 2013

Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah fakta yang harus diterima pasukan ibu kota Spanyol, Real Madrid. Musim ini, mereka nihil gelar. Tahun ini merupakan pertama kalinya sejak era kepelatihan Jose Mourinho Real Madrid gagal menghadirkan minimal satu trophy ke Santiago Bernabue. Sebuah fakta yang semakin menyakitkan para Mardidistas
karena sebelumnya mendengar rumor kepindahan Jose Mourinho ke Chelsea. Sekali dayung, dua pulau terlampaui. Jika pelatih asal Portugal itu jadi benar keluar dari Santiago Bernabeu, anak didiknya yang se-negara, Christiano Ronaldo, dikabarkan akan hengkang menuju klub yang dia bela sebelumnya, Manchester United.

Musim ini Real Madrid benar-benar berbeda dari musim-musim sebelumnya. Bisa dikatakan, bahwa musim ini merupakan masa kepelatihan terburuk dari Jose Mourinho. Baik dari segi permainan tim, perolehan tim, perolahan gelar juara. Di liga, mereka sempat terseok-seok di pekan-pekan awal hingga terlempar dari lima besar. Perjuangan mereka musim ini benar-benar ekstra namun hasil yang didapatkan benar-benar mengecewakan. Salah satu penampilan cemerlang dari anak didik Jose Mourinho musim ini yakni ketika melawan tim bebuyutan Barcelona. Sebuah fakta yang menunjukkan kelas dari Los Galacticos. Real Madrid tidak terkalahkan dalam berbagai ajang el clasico, baik di liga maupun di copa del rey. Sebuah kesuksesan yang membawa mereka mengangkat trophi Piala Super Spanyol pada musim ini.

Di pentas yang lebih elite Liga Champions, performa labil di liga masih nampak mereka perlihatkan. Masuk ke dalam grup neraka di babak 32 besar bersama Borussia Dortmund, Ajax Amsterdam, dan Manchester City, klub asal ibu kota Spanyol harus puas finish di tempat kedua di bawah kaki Borussia Dortmund yang gagal mereka kalahkan dalam dua pertemuan. Memasuki babak 16 besar, mereka ditantang klub raksasa asal Turki, Galatasaray. Pada leg pertama di Santiago Bernabeu, mereka berhasil menggasak tim tamu dengan skor 4-1. Namun, performa baik itu tidak mereka tampilkan lagi ketika bertandang ke markas Galatasaray. Real Madrid dipaksa tunduk di puluh ribuan supporter yang memadati stadion Galatasaray dengan kekalahan tipis 3-2. Unggul agregat gol membuat mereka melaju ke babak 8 besar.

Lolos dari hadangan Galatasaray, Setan Merah dari Liga Inggris, Manchester United,  mencoba menguji mental dan skil para punggawa pasukan putih. Bermain di kandang terlebih dahulu, para madridistas dilanda kekhawatiran karena tim kebanggaan ibu kota Spanyol tersebut dipaksa bermain seri. Sebuah perjuangan berat mengingat pertandingan kedua nanti akan dihelat di Old Trafford, markas Manchester United. Fakta berkata lain, bertandang ke Old Trafford, Los Galacticos membuktikan kelasnya dengan mempermalukan Setan Merah dihadapan ribuan Machunian(julukan supporter MU). Kali ini ganti MU yang dibikin malu dengan skor 1-2 untuk tim tamu. Si anak hilang, Christiano Ronaldo, menjadi pahlawan Real Madrid dengan satu golnya. Real Madridpun berhasil melangkah ke babak semifinal.

Pada babak semi final Liga Champions, mereka kembali bersua Borussia Dortmund, tim yang sudah mereka hadapi pada fase knockout dan belum mereka kalahkan. Pada saat itu, semi final mempertemukan antara tim Spanyol dan Jerman, dimana Real Madrid menjamu Borussia Dortmund dan Bayer Munchen bersua Barcelona. Hasil diluar dugaan mewarnai laga pertama semifinal dengan kemenangan telak tim Jerman atas tim Spanyol. Barcelona yang bermain lebih dahulu di Allianz Arena, dicukur habis 4-0 oleh Bayer Munchen. Real Madrid juga mengalami nasib serupa dengan tim senegaranya. Borussia Dortmund sukses menaklukkan  El Real dengan skor 4-1. 

Pada leg 2, Real Madrid dan Barcelona masih bersusah payah untuk bisa membalikkan keadaan. Bermain di Camp Nou, dukungan penuh dari para ultras tidak mampu membantu tim kesayangannya untuk mengalahkan Bayer Munchen. Satu gol pun tidak dapat mereka sarangkan ke gawang Bayer Munchen yang dikawal Manuel Neuer. Mario Gomez dkk kembali mempermalukan Barcelona di hadapan publik Catalan. Agregat 7-0 untuk Bayer Munchen mewarnai akhir dari laga tersebut.

Nasib lebih mujur di alami rival abadi Barcelona, Real Madrid, yang berhasil mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0. Ironisya, dengan skor tersebut mereka tetap tidak bisa lolos ke final karena pada leg pertama mereka kalah 4-1. Butuh kemenangan 3-0 untuk bisa menyingkirkan Borussia Dortmund.

Real Madrid benar-benar tampil inkonsisten musim ini. Performa di Copa del Rey sebagai pembuktian terakhir, khususnya di babak final Copa del Rey. Pada partai puncak, mereka dikalahkan oleh tim se kota, Atletico Madrid, dengan skor 1-2 melalui babak perpanjangan waktu. Real Madrid pun mengakhiri tahun 2013 tanpa gelar di tangan. Sebuah hasil yang sangat mengecewakan bagi tim sekelas Real Madrid dan pelatih sekaliber Jose Mourinho.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

ARCHIEV

VISITORS

free counters

FRIENDS

Blog Archive