Tulis aja dulu, siapa tahu orang lain butuh :-)

Memperbaiki Search Box Win10 Tidak Bisa Input Text

ladangbelajar
- Tiba-tiba saja Win10 yang saya gunakan tidak dapat melakukan pencarian dengan keyword tertentu di searchbox. Maksud saya ingin mencari aplikasi yang ada di dalam sistem atau mencari dokumen di suatu folder. Padahal beberapa waktu terakhir saya tidak pernah mengubah pengaturan sistem.

Setelah membaca beberapa literatur kemungkinan karena update otomatis dari Win10 sehingga terjadi semacam kesalahan saat install update yang menyebabkan searchbox tidak berfungsi. Hal ini benar-benar mengganggu efisiensi kerja khususnya saat ingin mencari atau memanggil file yang ada di komputer.

Ada beberapa penyelesaian terkait masalah ini. Mulai dari menghapus update terbaru hingga mengaktifkan file Ctfmon yang ada di system32. Cara pertama berhasil namun tidak berjalan lama masalah kembali kambuh. Adapun cara kedua sebenarnya mudah untuk dilakukan. Pengguna cukup membuka file tersebut dan searchbox akan berfungsi normal. Namun saat PC dimatikan atau restart maka file Ctfmon yang berjalan tadi akan off kembali. Tentu membuka Ctfmon setiap menggunakan PC bukanlah hal yang memudahkan pengguna.

Hingga akhirnya saya menemukan cara untuk memperbaiki permasalahan tersebut dengan cara: 


1. Membuka Computer Management.
2. Memilih menu Services.
3. Membuka service Touch Keyboard and Handwriting Service.


4. Mengubah status Start type menjadi Automatic.
5. Memilih Start > Apply > dan OK.
6. Restart PC.

Selamat mencoba!

Thanks to:
 https://thegeekpage.com/fix-unable-to-type-in-windows-10-search-bar/#Fix_5_-_Turn_on_touch_keyboard_and_handwriting_service
Share:

CARA MEMBUKA IMAGE HASIL DOWNLOAD DARI WA KE PHOTOSHOP

ladangbelajar - Assalaamu'alaikum teman2 semua. Udah setengah tahun saya tidak menulis di blog. Terakhir kemarin menulis tentang pengalaman naik bis bulan Januari lalu. Lalu masuk wabah Covid-19 sudah mulai jarang ke kantor karena ada kebijakan WFH dan WFO. Ketika di kantor pun semangat menulis begitu kecil hingga mesti butuh sedikit paksaan untuk bisa kembali menulis.

Kali ini saya akan berbagi tips tentang mengolah image atau gambar yang diambil dari media sosial (medsos) WhatsApp (WA). Ngomong2 soal WA, aplikasi medsos satu ini memang jadi idola bagi pengguna smartphone. Mulai dari urusan formal dan non formal WA turut ambil bagian dalam memudahkan urusan pengguna smartphone dalam berkomunikasi.

Oke jadi begini. Sebagai desainer grafis, mungkin teman2 juga termasuk, terkadang ada teman atau atasan di kantor misalnya meminta bantuan untuk mengedit suatu image. Sebelum WA populer, media pengiriman file biasanya menggunakan email atau perangkat flashdisk. Namun ketika beralih ke WA, semua menjadi semakin cepat dan mudah.

Berbicara mengenai kemudahan yang dirasakan dalam berbagi image melalui WA ternyata menimbulkan sedikit problem khususnya bagi tukang edit foto. Editor foto akan mengunduh foto yang dikirim oleh temannya melalui WA (Klik kanan pada image > Save image as...), lalu open di Photoshop. Tapi sebelumnya Photoshop yang saya gunakan adalah versi CS3 Portable. Jadi jadul banget hehehe.

Ketika editor foto membuka image maka seringkali dan pengalaman saya hampir selalu kejadian muncul notifikasi seperti ini.  "Could not complete your request because a SOFn, DQT, or DHT JPEG marker is missing before a JPEG SOS marker". Sekalian saya tulis biar teman2 yang kesulitan enak search di googlenya hehehe.


Sebelum open image sebenarnya saya sudah menduga bahwa notifikasi tersebut akan muncul hahaha. Oke jadi saya tidak ambil pusing. Saya mengira ini mungkin karena perubahan metadata image yang melalui WA. Karena jika teman2 send image via WA maka akan melewati proses compress (penurunan kualitas gambar) dan mungkin convert (perubahan metadata) juga didalamnya. Maka ketika dibuka di Photoshop akan muncul notifikasi diatas. 

Cara otodidak pertama yang saya lakukan adalah dengan crop atau copy image tersebut. Jadi pertama image tersebut kita buka lalu copy image dan kita buat kanvas baru di Photoshop.

Pertama yang dilakukan adalah Open Image dan memilih Copy.

Buka Photoshop dan membuat kanvas baru CTRL + N > OK.


Jika kanvas ukurannya sama dengan image yang di-copy. Berarti sampai disini langkah berhasil. 

Kemudian PASTE (CTRL+V) di Kanvas tersebut. Maka image akan muncul.

FINISH!!! Cara 1 Berhasil.
Tapi, ada kekurangannya, entah kenapa cara ini terkadang (kecil kemungkinannya sih) tidak berhasil di beberapa foto. Jadi ketika sudah Copy image, lalu membuka Photoshop dan membuat kanvas baru, resolusi yang terbaca adalah 1366 x 768 alias ukuran layar laptop hmmm. Tapi tidak ada salahnya kok dicoba dulu hehe.

CARA KE 2.
Cara ini lebih simpel. Kita akan memanfaatkan Snipping Tool jika cara pertama tiba-tiba gagal pada salah satu image. 

Kemudian buka Snipping Tool dan mulai untuk Snipping image.


Terakhir simpan hasil Snipping dengan nama baru lalu Open di Photoshop. 100% berhasil.
Tapi ada tapinya, kualitas gambar akan semakin berkurang. Karena kalau image semula memiliki resolusi yang besar dan melebihi layar, tentu teman2 harus zoom out dulu sampai seukuran layar PC atau laptop. Hehehe

CARA KE 3 
Sampai saat ini, cara ke 3 ini yang rasakan paling ampuh teman2. Kali ini saya akan memanfaatkan Paint. Cara terakhir ini saya dapat dari teman kerja. Makasih dah pokoknya. Begini caranya:

Image tadi Open With > Paint ya.

lalu simpan dengan nama file baru.

Buka Photoshop lalu Open Image file baru tersebut.

Maka image akan muncul.

Cara terakhir ini tidak akan mengurangi lagi resolusi gambar hasil download via WA karena Paint akan secara otomatis menyesuaikan ukuran resolusi gambar tersebut.

Sekian dari saya, jika ada cara lain silahkan saja tambahkan di kolom komentar. 
Terima kasih banyak Wassalaamu'alaikum Wr. Wb. 

Share:

PENGALAMAN NAIK BIS ROSALIA INDAH JURUSAN PONDOK INDAH > SURABAYA

ladangbelajar - Assalamu'alaikum Wr Wb teman2 semuanya. Kali ini saya sangat ingin berbagi dengan teman2 semua terkait pengalaman naik bis AKAP Rosalia Indah. Waktu itu saya perjalanan dari Terminal Pondok Indah Jakarta Selatan menuju Terminal Purabaya Surabaya. Perjalanan ini terhitung keempat kalinya sepertinya. Rada lupa hehe

Biasanya sih saya kalau pulang naik kereta seringnya. Naik pesawat kadang-kadang kalau lagi ada jam dan harga yang OK hehe.

Kenapa saya baru-baru ini menggunakan jasa angkutan bis ini? Karena saya pernah merasakan pengalaman di awal-awal menggunakan transportasi tersebut. Ya pengalaman yang kurang menyenangkan. Seperti waktu perjalanannya yang terlalu lama. Ada pula penumpang yang diturunkan ditengah jalan dan dipindahkan ke bis yang lain. Juga kenyamanan fisilitas di dalam bis. Karena dari 3 pengalaman sebelumnya, hanya satu yang menurut saya bisa memberikan kepuasaan dalam perjalanan. Itupun masih kurang jika dibandingkan dengan kereta. Apalagi pesawat hehe.

Faktor lain yang membuat saya ragu dalam naik bis AKAP adalah banyaknya calo yang berkeliaran di sekitar terminal. Ambil contoh terminal Lebak Bulus Jaksel. Waduuh belum juga masuk terminal abang calo udah manggil-manggil teriak. Ehhh diajaklah saya ke tempat pembelian tiket. Alhasil, harga tiket lebih mahal, lalu jadwal keberangkatan bis juga tidak tepat dari apa yang dia sampaikan. 

Waktu itu hampir saya ketinggalan bis apabila saya tidak berangkat ke terminal Lebak Bulus lebih awal. Ketika tiba di terminal, ternyata bis nya udah mau berangkat. Hmmm dari loket juga tidak ada telpon atau sms. Alhamdulillah masih bisa naik.

Dari pengalaman tersebut, akhirnya saya mencoba untuk menaiki bis AKAP yang "berkelas" lah biar perjalanan nyaman, aman, dan lancar. Saya pilihlah Rosalia Indah seri SHD 118. Waktu itu ada dua pilihan, antara Gunung Harta atau Rosalia Indah. Teman di kantor sih nyaranin Gunung Harta. Bis yang identik dengan warna ijo tuanya. Ngomong-ngomong, Gunung Harta ini juga bis AKAP pertama yang saya naiki hehehe.

Ternyata setelah survei, ternyata keduanya mematok harta yang sama yakni 320.000 kelas VIP. Setelah diskusi dengan keluarga saya pun memilih Rosalia Indah. Bis yang sudah memiliki nama di hati bis mania ini. 

Jadilah saya naik bis yang identik dengan strip merah, kuning, dan biru langit tersebut. Saya berangkat hari Jumat pukul 13.00.

Pada tulisan ini saya akan membuat beberapa penilaian dari segi keamanan (cara mengemudi), kenyamanan (kursi, toilet, dan interior lainnya), fasilitas di dalam bis, layanan (petugas loket, awak bis, snack, dan makan), ketepatan (berangkat dan tiba), dan kecepatan mengemudi. Rentan nilai saya kasih 1-10 saja agar lebih detail. Oke kita mulai.

Keamanan (7/10)
Selama perjalanan bis melaju begitu cepat sekalipun saat itu hujan mulai turun. Namun kehandalan pak sopir dalam mengendalikan kemudi dan kecepetan membuat perjalanan tetap aman. Sebenarnya ada satu hal yang membuat saya "senam jantung". Jadi waktu itu sudah malam, hampir seluruh penumpang juga sudah tidur. Pak sopir lagi asyik membalap dan ketika hendak menyalip hampir saja nyeruduk mobil pick-up didepannya. Namun pak sopir dengan gesit membanting setir ke kanan dan terhindar.

Padahal dalam hati saya sudah berkata, "Waduh, tabrakan, tabrakan, tabrakan ini". Bayangkan, bis AKAP kan rata-rata lari diatas kecepatan 110 Km/h. Rem bis tentu tidak bisa menahan laju bis secara mendadak. Kecepatan tinggi ditambah dengan berat bis berisi penumpang tentu rem mendadak bisa jadi petaka. Mobil F1 saja yang terkenal canggih masih bisa nyeruduk mobil lawannya kalau yang didepannya nginjek rem mendadak hehe. 

Dipengamatan saya bis melaju dari sebelah kiri dan hendak mendahului mobil di sebelah kanan. Sebenarnya dikejauhan sudah terlihat mobil pick-up berada satu jalur dengan bis (jalur kiri) dan tampaknya melaju lebih lamban. Sebelum ruang menyalip tertutup, pak sopir pun tancap gas hingga melewati mobil yang ada di sebelah kanan. Tak disangka kecepatan pick-up menjadi lebih lambat karena pak sopir menambah kecepatannya. Mau di rem juga udah dekat banget, akhirnya pak sopir tambah lagi kecepatan dan banting setir ke kanan wuuussssss!!!! Rasanya seisi badan ini turun kebawah. Benar-benar merinding diiringi degupan jantung yang tak beraturan. Hehe

Sepanjang perjalanan sih, yang paling tidak aman mungkin di momen tersebut. Jadi buat pak sopir saya tetap kasih nilai 7.

Kenyamanan (8/10)
Bisa melaju dengan kecepatan konstan di tol Trans Jawa memang memberikan kenyaman yang tidak kalah ketika kita naik kereta api atau pesawat. Kursi Rosalia tergolong nyaman dengan dua sandaran kaki yang menempel di bawah kursi dan belakang kursi penumpang depan. Sehingga kaki kita bisa diluruskan. Namun bagi yang badannya tinggi, mungkin agak sulit untuk melakukan hal tersebut. Hehehe

Nah, yang saya sukai dari kursi bis AKAP adalah lebar. Kita bisa atur kursi sampai landai untuk tiduran, duduk sila, duduk nongkrong, dll deh. Asal capek ganti gaya duduk yang lain hehe. Beda ya dengan kereta api. Meski sama-sama 12 jam katakanlah duduk didalam, kita akan sulit untuk berganti gaya duduk seperti di dalam bis. Alhasil, naik kereta bisa membuat badan lebih pegal-pegal. 

Untuk toilet bis Rosalia Indah juga bersih. Ukuran sedikit lebih kecil dari toilet kereta. Namun sudah cukup untuk keperluan buang hajat dll. Interior lainnya seperti lantai juga nampak bersih.


Fasilitas (8/10)
Bantal, selimut, colokan listrik, tempat sampah, tempat barang (tas, makanan dan minuman), hingga bagasi merupakan sejumlah fasilitas yang bisa kita rasakan ketika naik bis Rosalia Indah ini. Mungkin fasilitas setiap bis AKAP bisa jadi berbeda-beda.

Sudah tidak kalah dengan kereta eksekutif bukan? Mungkin bisa jadi lebih bagus. Ketika kita masuk ke dalam bis, bantal dan selimut sudah tersedia di kursi masing-masing. Kalau di kereta, menjelang sore atau malam baru dibagikan. Paginya diambil lagi hehe.

Untuk colokan listrik kemarin berada di sound yang terletak pada loker atas penumpang. Jumlahnya tidak banyak sih, mungkin ada 4 sampai 8. Jika kita membawa snack untuk dimakan sambil jalan, setelah makan kita bisa jepitkan di saku jaring-jaring yang nempel di kursi penumpang depan kita. Begitu juga dengan tempat minumnya. Rata-rata bis AKAP punya desain yang sama. Jika sudah habis, kita bisa langsung membuang di tempat sampah yang telah disediakan di gang tengah bis.

Jika kita punya barang bawaan banyak, kita bisa letakkan di bagasi. Bis AKAP memiliki bagasi ekstra luas. Motor aja bisa masuk hehe.

Untuk fasilitas yang diberikan oleh Rosalia Indah saya merasa puas. Mungkin untuk colokan listrik buat charger hp bisa ditambahkan lebih banyak.

Layanan (9/10)
Saya awali penilaian layanan dari pembelian tiket di loket Rosalia Indah yang terletak di Terminal Pondok Pinang, Jaksel. Waktu itu ada dua perempuan sebagai petugas loket. Keduanya ramah dan membantu menjawab segala pertanyaan yang saya sampaikan. Kalau bahasa sekarang itu istilahnya "kooperatif" lah mereka berdua. 

Kemudian ketika masuk ke dalam bis, saya coba tanya-tanya ke salah satu awak bis ya dijawab dengan benar namun sedikit "datar" hehe. Kan kadang ada tuh orang kalau kita tanya, jawabnya dengan mangguk-mangguk atau disertai dengan senyum lebar. 

Oke, masuklah saya ke dalam bis. Baru masuk sudah dikasih air mineral botol 550 ml. Hmm lumayan buat ngurangi dehidrasi. Tapi, mana snacknya? Mungkin pikir saya nanti agak sore dikasihnya. Eh ternyata memang tidak dapat hehe. Kenapa saya tanya snack karena pengalaman dulu di Gunung Harta dapat snack dan air mineral gelas. Oke lah tidak masalah, toh dari rumah juga sudah bawah hehe.

Kurang lebih hampir 4 jam perjalanan kami pun transit di rumah makan milik Rosalia Indah sendiri. Ini nih yang bikin saya seneng. PO Bis memiliki tempat rest area sendiri. Namanya Rosin Resto yang terletak di Subang.

Buset dah, seneng banget bisa mampir disini. Dapat makan prasmanan. Waktu itu ada dua menu. Nasi campur dan soto. Para penumpang juga mendapatkan puding dan teh (bisa pilih panas bisa dingin). Makan begitu nikmat, karena lapar hehe. Gambarnya ada di bawah ini ya hehe



Tempat duduknya pun juga nyaman untuk makan. Selain makan, resto ini juga menyediakan aneka minuman hangat atau dingin seperti kopi dan jus. Ada juga tempat oleh-oleh di pojok resto. 






Waktu isitirahat yang diberikan pun juga lebih dari cukup untuk makan dan sholat. Sebelumnya saya pernah naik Gunung Harta. Setibanya di rest area, kami para penumpang pun bergegas sholat dan adapula yang langsung ke tempat makan. Setelah sholah, BAK, saya pun langsun ke tempat makan. Eh, baru makan 3/4 pak sopir sudah bunyikan klakson tanda bis akan berangkat. Hmmmm hilang dah makan nasi campur malam itu.

Untuk layanan makan di Rosin Resto benar-benar oke menurut saya. Sehingga saya tidak ragu untuk memberi nilai 9. Bayangkan, jam 5 sore makan, jam 11 dapat makan lagi :-D. MaasyaaAllah benar-benar bersyukur pokoknya. Kalau makan malamnya dapat menu sayur asem. Waduuuuuh nikmat tuhanmu yang mana lagi kamu dustakan. Asli enak dan seger.

Kalau makan ditambah dengan buah sebagai penutup, mungkin saya kasih 9,5 hehe. Tapi, udah lah itu udah cukup. Emang manusia suka kurang-kurang hehe.

Ketepatan (8/10)
Bis untuk berangkat on time sepengalaman saya masih belum ada yang bisa hehe, tapi gak tau juga ya. Kan pegawai loket bilang kumpulnya misal jam 13.00, tapi bis terkadang baru datang pukul 13.30. Bisa jadi pegawai loket maunya agar penumpang sudah siap di terminal beberapa menit sebelum jam keberangkatan agar tidak tertinggal.

Kalaupun itu memang telat ya wajar saja. Rutenya juga jalan raya dan dipakai oleh pengguna kendaraan lainnya. Beda dengan kereta atau pesawat. Namun untuk urusan jam kedatangannya, bis sangat baik. Jika kita melakukan perjalanan dari Jakarta ke Surabaya misalnya, bis AKAP yang melaju di tol Trans Jawa hanya membutuhkan waktu 12 jam. Sama dengan waktu tempuh kereta api. 

Jadi untuk waktu keberangkatan saya bisa maklumi kalau telah hanya 30 menit karena waktu kedatangannya juga sangat memuaskan.

Kecepatan (8/10)
Bis Rosalia Indah kalau saya amati di speedo meter konstan pada kecepatan 110 ke atas. Suspensi yang nyaman, jalan yang rata dan lurus semakin membuat perjalanan kita lebih menyenangkan.

Rosalia Indah yang saya naiki selalu menyalip bis AKAP di depannya termasuk sesama bis Rosalia Indah. Sepertinya saya naik bis Rosalia dengan driver yang tepat. Bahkan ketika hujan turun pun, pak supir masih tetap tancap gas hehe.

Melaju dengan kecepatan tersebut sudah cukup membuat perjalanan waktu itu on time meskipun dua kali berhenti di tempat makan dan dua kali ke pool ambil penumpang di Bekasi. 

Oke teman2, demikian ulasan panjang lebar dari saya tentangn pengalaman naik Bis AKAP Rosalia Indah SHD 118. Terima kasih.


Share:

PENGALAMAN KURANG MENYENANGKAN SAAT NAIK BIS EKONOMI SURABAYA-JEMBER

ladangbelajar - Assalaamu'alaikum Wr Wb teman2 semuanya. Sudah lama saya nggak isi blog ini lagi, terakhir kemarin desember sepertinya. Yah, Desember nol artikel. Kini sudah masuk tahun 2020 di pekan ke 3 Januari. Jadi mesti ada yang harus saya tulis nih.

Ok, saat ini saya ingin berbagi pengalaman naik bis AKAP atau Angkutan Kota Angkutan Provinsi. Gitu ya? hehe.

Jadi, saya sebenarnya kalau pengalaman naik bis sudah sering ya, apalagi waktu kuliah. Pulang pergi ya naik bis. Namun waktu itu bis yang saya naiki adalah bis Antar Kota Dalam Provinsi atau AKDP. 

Waktu naik bis AKDP seringnya yang kelas ekonomi. Pernah juga naik Patas. Waktu itu rute Surabaya ke Lumajang dan juga sebaliknya. Kalau sekarang bis AKDP Ekonomi sudah sampai tarif 30.000 dari Surabaya ke Lumajang. Ada juga yang matok 40.000 sehingga timbul komplain dari penumpang. Ya mau gimana lagi, kalau gak mau bayar ya diturunin di jalan. Masih mending ya kalau dituruninnya udah jauh. Nah waktu itu baru berangkat keluar terminal.

Jadi kalau kamu naik bis AKDP terutama ekonomi, selalu dalam kondisi waspada dan jangan terlena apalagi tidur kebablasan. Pengalaman saya dulu pernah sekali kelewatan dan terminal tujuan dan dua kali kejambretan. Hmm benar-benar pengalaman yang kurang menyenangkan tentunya.

Selain itu, perbanyak doa juga agar terhindar dari hal-hal yang melalaikan. Namanya juga orang tidur pulas, sekalipun kondektur teriak2 sudah sampai kota A, ya gak bakal kedengar. Tau2 pas dah bangun, lhaa sudah hampir sampai ke kota sebelah. Hehehe

Juga teman2 harus berhati-hati dengan preman. Ya info yang beredar, awak bis ekonomi itu, katakanlah mereka oknum, bekerja sama dengan preman pinggir jalan. Pastikan jika bawa dompet masukkan saja ke kantong dalam jaket (jika ada). Kalau bawa laptop, lebih baik taruh diatas paha dan peluk yang erat. Jangan sekali-kali meletakkan tas berisi laptop di bawah (dekat kaki). Karena jika teman2 duduk paling depan dan juga tertidur, maka dengan mudah preman akan mengambil laptop tersebut. Kalau teman2 duduk tengah2, bisa jadi ambil dari belakangnya.

Jadi waktu itu saya sedang tidur pulas. Bangun2 tas sudah bergeser masuk ke bawah kursi. Kemungkinan setelah ambil laptop, tas tersebut di dorong ke dalam. Ketika saya tanya ke penumpang sebelah, dia juga gak tau. Lalu saya tanya kondektur, "Mas, tau laptop di tasku nggak? Kok nggak ada ya." Lalu dia jawab dengan nada tinggi dan mata sambil melotot. "LHA YA OPO SEH MAS, YO GAK ERO AKU." Kalau dilihat dari matanya, kayak ketakutan dan gugup. 

Lebih parahnya lagi, beberapa saat kemudian beberapa penumpang yang satu jurusan dengan saya pindah ke bis lain. Hmmm pulang dengan tas ringan.

Pengalaman kejambret berikutnya saat berangkat dari rumah ke Surabaya dengan bis ekonomi. Entah kenapa waktu itu saya ngantuk. Ya memang saya gampang ketidur kalau naik bis hehe. Waktu itu tas penuh berisi makanan dan baju. Dompet saya taruh juga di tas. Handphone saya taruh di saku jaket. Eh, ternyata saya tertidur cukup lama, dan ketika terbangun sudah sampai parkir bis. Bukan tempat nurunin penumpang ya, tapi tempat parkir bis berhenti.

Waktu sampai parkiran bis, saya dibangunin sama mas kondekturnya. Pas bangun, mau ninggalin kursi, lha kok ada dompet dan earphone di kursi depan tempat saya duduk. Pas saya periksa, kaya dompet dan earphone saya, lalu coba saya cek di tas dan ternyata tidak ada. Jadi benar itu dompet dan earphone saya. Lalu dompet tersebut saya buka ternyata isinya sudah tidak ada, sekitar 200 ribu raib. Tapi kartu ATM dll masih tetap di tempat.

Akhirnya tanpa lama-lama saya membawa barang-barang tersebut keluar. Saya keluar tanpa bertanya-tanya lagi. Waktu itu ada 2 atau 3 orang (awak bis) di dalam. Jadi saya langsung keluar karena tidak ingin ada kejadian selanjutnya yang mungkin bisa lebih parah.

Sejenak saya duduk dekat parkiran bis sambil memeriksa tas, ternyata yang diambil hanya uang 200 ribu di dompet. Alhamdulillah masih ada uang 50 ribu di saku celana dan handphone masih aman. Ternyata tas saya digeledah sewaktu tertidur. Beberapa kantong tas dirobek menggunakan sajam. 

Waktu itu bis ekonomi berwarna putih agak polos dan saya lupa namanya, hmmm.

Sejak pengalaman itu, saya bisa mengambil pelajaran. InsyaaAllah perjalanan kita akan aman jika kita waspada selama perjalanan. Di beberapa kesempatan saya masih menaiki bis ekonomi dengan jurusan yang sama ketika masih kuliah. Karena sudah lama tidak merasakan laju bis ekonomi dengan sopir yang ugal-ugalan. Intinya kita harus tetap waspada dan perbanyak doa.

Namun jika teman2 menginginkan perjalanan lebih aman dan nyama, teman2 bisa menaiki bis Patas. Tarif dari bis tersebut bisa 2x dari tarif ekonomi. Selama diperjalanan dengan bis Patas, teman2 tidak akan diganggu dengan orang ngamen, bising kendaraan, bau asap, dll.

Tetap waspada di jalan, utamakan keselamatan. :-)

Share:

BUKAN MUHRIM SALING PANDANG?

Assalamu'alaikum Wr..  Wb..  Ustad Jun, Masalah menatap mata..atau saling berpandangan mata dengan laki2 yg bukan muhrim pripun?

📚 JAWAB 

Wa alaikum Salam warohmatullohi wabarokatuh..

 بِسْـــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Dok , ini cuplikan dari tulisan saya "Fiqh Pergaulan", M Junaidi Sahal

Perintah Menahan Pandangan

1⃣ Pandangan laki laki ke wanita yang bukan mahramnya;
Allah berfirman;

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Alloh maha mengetahui apa yang mereka perbuat katakanlah kepada wanita beriman,hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya..
(Q.S. An-Nur 30-31).

Ibnu Daqiq Al-Id berkata, “Lafadz min (dalam ayat di atas) menunjukkan tab’idl (sebagian),dan tidak ada pertikaian bahwa perempuan-jika dikhawatirkan terjadi fitnah maka haram baginya dilihat. Ini suatu kondisi (artinya dalam kondisi adanya fitnah/syahwah dan ladzdzah (menikmati)atas pandangan kepada perempuan maka ayat itu berlaku disini). Akan tetapi ayat tersebut tidak mewajibkan menahan pandangan secara mutlak, atau pada kondisi lain yang berbeda dari yang baru saja disebutkan di atas yaitu jika tidak ada syahwah (kesenangan) dan ladzdzah (kenikmatan), maka memandang lawan jenis pada wajah/telapak tangan maka tidak berdosa.
(Lihat At-taaj wa Al iklil,oleh Mukhtar Kholil,jilid 1,hal 499)

Ini adalah pendapat yang masyhur dikalangan ulama Hanafiyah dan Malikiyah;;

وإن كانت المرأة أجنبية: حرم النظر إليها عند الحنفية إلا وجهها وكفَّيها، لقوله تعالى: ولا يبدين زينتهن إلا ما ظهر منها [النور:31/24]. قال علي وابن عباس: ما ظهر منها الكحل والخاتم أي موضعهما وهو الوجه والكف، والمراد من الزينة في الآية موضعها، ولأن في إبداء الوجه والكف ضرورة لحاجتها إلى المعاملة مع الرجال أخذاً وعطاء.

“Jika perempuan itu adalah orang lain (bukan mahram), maka seseorang tidak boleh memandangnya–menurut Madzhab Hanafi–kecuali wajah dan telapak tangannya berdasarkan firman Allah ‘Mereka tidak menampakkan perhiasannya kecuali apa yang tampak padanya,’ (Surat An-Nur ayat 31). Sayyidina Ali RA dan Ibnu Abbas RA mengatakan bahwa yang tampak padanya adalah celak mata dan cincin, yaitu tempat keduanya, wajah dan telapak tangan. Yang dimaksud perhiasan pada ayat ini adalah anggota badan perempuan tempat perhiasan. Pasalnya, penampakan wajah dan telapak tangan bersifat darurat (tidak bisa dihindari) yang menjadi keperluan perempuan dalam bertransaksi dengan pihak pria baik memberi maupun menerima,” 
(Lihat Syekh Wahbah Az-Zuhayli, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, juz 3, halaman 561).

Disebutkan pula dalam kitab Fathul Bari ketika menerangkan hadist tentang wanita dari kabilah Khats’amiyyah disebutkan keterangan sebagai berikut , “Fadhal melihat wanita tersebut dan dia mengagumi kecantikannya. Lalu nabi menoleh ke arah Fadhal, sedangkan Fadhal masih melihat wanita tersebut. Lantas nabi mengulurkan tangannya untuk meraih dagu Fadhal dan memalingkan mukanya dari melihat wanita itu.”.Ini menunjukkan bahwa pandangan kepada seorang perempuan sampai tingkat syahwat atau menikmatinya adalah terlarang.
(Lihat Tahrir Al Mar’ah jilid 2 hal,87)

Ibnu Baththal (salah seorang komentator kitab Bukhari) berkata : “Dalam hadist tersebut terdapat perintah untuk menahan pandangan karena takut terjadi fitnah. Konsekuensinya apabila aman dari fitnah (tidak bersyahwah atau berladzdzah, pen) melihatnya saja tidak dilarang dan dalam hadist itupun terdapat dalil tentang firman Alloh,  beriman hendaklah mereka menahan pandangannya.’ Dan itu hukumnya wajib pada selain Ini diperkuat oleh DR Wahbah Az Zuhaili;

وإن كان لا يأمن الشهوة: لا ينظر إلى وجهها إلا لحاجة ضرورية. وبه يظهر أن حل النظر مقيد بعدم الشهوة، وإلا فحرام. والواجب المنع في زماننا من نظر الشابة. ويدل لحرمة النظر: حديث صحيح: «العينان تزنيان، وزناهما النظر، واليدان تزنيان، وزناهما البطش». وحد الشهوة: تحرك الآلة

“Tetapi jika tidak aman dari fitnah, maka seseorang tidak boleh memandang wajah perempuan kecuali ada keperluan mendesak. Dari sini tampak bahwa kebolehan memandang lawan jenis bukan mahram itu terbatas pada ketiadaan syahwat. Kalau dengan syahwat, maka penglihatan itu haram. yang harus dihindari di era kita sekarang ini adalah memandang perempuan muda. Keharaman ini didasarkan pada hadits shahih, ‘Dua mata berzina. Zina keduanya adalah memandang. Dua tangan berzina. Zina keduanya adalah memegang.’ Batasan syahwat itu adalah menggerakkan alat (kelamin),” 
(Lihat Syekh Wahbah Az-Zuhayli, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, [Beirut, Darul Fikr, juz 3, halaman 561).

Dari uraian di atas jelas sekali bahwa pandangan yang diiringi nafsu/syahwah/ladzdzah sangat terlarang. Sedangkan pandangan yang tidak mengandung unsur syahwah/ladzdzah tidaklah berdosa. Seperti pandangan seorang dokter kepada pasienya yang tujuannya pemeriksaan medis ,atau dosen dengan siswinya yang memang tujuannya pembelajaran,atau penjual dan pembeli dan sebagianya yang tujuannya bukan kekaguman (syahwat)..
NAMUN DEMIKIAN, MENUNDUKKAN PANDANGAN KEPADA WANITA(YANG BUKAN MAHRAM) KETIKA BERHADAPAN ITU LEBIH BAIK ATAU AFDLOL DAN ITU DAPAT MENJAGA KESUCIAN HATI.

2⃣ Pandangan wanita kepada laki laki yang suami atau mahramnya.
Sama Hukumnya kalau bisa menundukkan pandanganya lebih lebih jika ada kekaguman (syahwat) kepadanya.
Allah Ta’ala berfirman:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya” 
(QS. An Nuur: 31)

Jika memandang seorang pria dengan penuh kekaguman syahwat maka hal itu sepakat para ulama menyatakan haram.
Namun jika tidak bersyahwat,alias pandangan biasa saja maka boleh . 
Sebagaimana hadits yang terdapat dalam Shahih Bukhari diceritakan;

جعل ينظر إلى الحبشة وهم يلعبون بحرابهم يوم العيد في المسجد، وعائشة أم المؤمنين تنظر إليهم من ورائه، وهو يسترها منهم حتى ملّت ورجعت

Rasulullah melihat orang-orang Habasyah sedang bermain tombak di masjid pada hari Id. ‘Aisyah Ummul Mu’minin juga melihat mereka dari balik tubuh Rasulullah. Rasulullah pun membentangkan sutrah agar mereka tidak melihat ‘Aisyah, sampai akhirnya ‘Aisyah bosan dan enggan melihat lagi”
(Tafsir Ibnu Katsir).

NAMUN DEMIKIAN, MENUNDUKKAN PANDANGAN KEPADA LAKI YANG BUKAN (ATAU YANG BUKAN MAHRAM) KETIKA BERHADAPAN ITU LEBIH BAIK ATAU AFDLOL DAN ITU DAPAT MENJAGA KESUCIAN HATI.

Jika mau kajian lengkapnya, ada di tulisan saya Fiqh Pergaulan

Wallohu Alam

☘☘☘☘☘☘☘☘☘
YA ALLOH......
JADIKAN KAMI AL KAYYIS
🍁🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍁
Menebar Dakwah Meraih Berkah

📚➰➰➰➰➰➰📚
(www.dar-alkayyis.com)
Fanpage UJ:
https://m.facebook.com/UstadzJunaidiSahal
❤➰➰➰➰➰❤

1⃣BCA :
721-021-5080
a.n. Muji Sampurno

2⃣BSM no.rek: 7086895662
a.n.Ainurrofiq .QQ. Dar alKayyis
Share:

MASA SUCI UNTUK YANG MENUNDA HAID

Assalamu'alaikum Wr..  Wb..  Ustad Jun, ada titipan pertanyaan.
Ini ada jamaah umroh sdh minum obat penunda haid tapi ternyata baru sehari di Madinah,...ternyata haid.
Jika setelah itu bisa dihentikan haidnya dg minum obat lagi. Bagaimana menghitung masa sucinya?(agar bisa umroh lagi)
Jazakallah

📚 JAWAB

Wa alaikum Salam warohmatullohi wabarokatuh..

 بِسْـــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Pada dasarnya prosesi ibadah haji atau umrah tidak ada syarat thoharah kecuali pada saat Thawaf.
Dan jika bagi wanita yang lg menstruasi ada beberapa solusi.
1⃣Boleh minum obat penunda haid. Dan jika sudah bersih darahnya, (tidak harus selesai masa suci)cepat mandi wajib dan langsung menjalankan thawaf, dan dilanjut sai dan tahallul..

2⃣ Jika tdk meminum obat penunda, maka menunggu suci dengan tidak thawaf dulu sampe darah berhenti (tidak harus menunggu masa suci).. krn waktunya yang mepet..

Wallohu Alam

☘☘☘☘☘☘☘☘☘
YA ALLOH......
JADIKAN KAMI AL KAYYIS
🍁🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍁
Menebar Dakwah Meraih Berkah

📚➰➰➰➰➰➰📚
(www.dar-alkayyis.com)
Fanpage UJ:
https://m.facebook.com/UstadzJunaidiSahal
❤➰➰➰➰➰❤

1⃣BCA :
721-021-5080
a.n. Muji Sampurno

2⃣BSM no.rek: 7086895662
a.n.Ainurrofiq .QQ. Dar alKayyis
Share:

APAKAH SESEORANG MENANGGUNG DOSA ORANG LAIN?

Assalamu'alaikum Wr..  Wb..  Ustad Jun,

Kapan sih dosa istri + anak² itu bisa ditanggung oleh suami?
🤭ini suami saya kok ngeyel aja. Tapi apa ya semudah itu menanggung, sy juga nggak paham

📚 JAWAB

Wa alaikum Salam warohmatullohi wabarokatuh..

 بِسْـــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

1⃣Pada prinsipnya manusia itu menggung dosa sendiri sendiri, tidak menanggung dosa siapapun.

وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى

"Seseorang tidak akan menanggung dosa orang lain"

Pernyataan ini Allah sebutkan 4 kali dalam al-Quran, di surat al-An’am: 164, al-Isra: 15, Fathir: 18, dan az-Zumar: 7.

So..Suami punya dosa, istri punya dosa, dan anak2 punya dosa.Nah masing2 akan mempertanggung jawabkan dosanya kepada Allah, karena dosa mereka disebabkan oleh mereka sendiri.

2⃣Namun ada pula dosa yang disebabkan oleh orang lain. Misal membuat orang lain berbuat dosa seperti membuat tempat maksiat atau membiarkan seseorang yang dalam tanggungannya melakukan dosa seperti anak perempuan yang dewasa dibiarkan tidak menutup aurat..

إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ

“Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).”
(QS. Yasin: 12)

Dalam hadis dari Jarir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan nilai dosa akibat menjadi penyebab kemaksiatan orang lain;

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً، كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْء
“Siapa yang mempelopori satu kebiasaan yang buruk dalam Islam, maka dia mendapatkan dosa keburukan itu, dan dosa setiap orang yang melakukan keburukan itu karena ulahnya, tanpa dikurangi sedikitpun dosa mereka.”
(HR. Muslim 2398).

Atau, memang dengan sengaja mengajak orang lain berbuat maksiat semisal mengajak orang bermain riba atau korupsi atau berzina.. maka yang mengajak akan menaggung dosa yg diajak dan yg diajak juga tetap berdosa..

مَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ، كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا

“Siapa yang mengajak kepada kesesatan, dia mendapatkan dosa, seperti dosa orang yang mengikutinya, tidak dikurangi sedikitpun.”
(HR. Ahmad 9398, Muslim 6980).

Dan didalam Al Quran Allah menjelaskannya:

لِيَحْمِلُوا أَوْزَارَهُمْ كَامِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمِنْ أَوْزَارِ الَّذِينَ يُضِلُّونَهُمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ أَلَا سَاءَ مَا يَزِرُونَ

Mereka akan memikul dosa-dosanya dengan penuh pada hari kiamat, dan berikut dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan)
(QS. an-Nahl: 25)

Dan Imam Mujahid meafsirkan ayat tersebut dengan ungkapan.

يحملون أثقالهم: ذنوبهم وذنوب من أطاعهم، ولا يخفف عمن أطاعهم من العذاب شيئًا
Mereka menanggung dosa mereka sendiri dan dosa orang lain yang mengikutinya. Dan mereka sama sekali tidak diberi keringanan adzab karena dosa orang yang mengikutinya.
(Tafsir Ibn Katsir, 4/566).


Wallohu Alam

☘☘☘☘☘☘☘☘☘
YA ALLOH......
JADIKAN KAMI AL KAYYIS
🍁🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍁
Menebar Dakwah Meraih Berkah

📚➰➰➰➰➰➰📚
(www.dar-alkayyis.com)
Fanpage UJ:
https://m.facebook.com/UstadzJunaidiSahal
❤➰➰➰➰➰❤

BCA :
721-021-5080
a.n. Muji Sampurno

BSM no.rek: 7086895662
a.n.Ainurrofiq .QQ. Dar alKayyis
Share:

BATASAN AUROT LAKI DAN PEREMPUAN

Assalamu'alaikum Wr..  Wb..  Ustad Jun,
Ustadz, Batas aurot yg boleh diperlihatkan pada sesama jenis, baik mahram atau bukan, itu sebatas apa ustadz ?

Misal laki-laki pada laki-laki dan perempuan pada perempuan. Atau Laki dan perempuan yg semahram?
Jazakumullah atas jawabannya.


📚 JAWAB

Wa alaikum Salam warohmatullohi wabarokatuh..

 بِسْـــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Batasan aurat itu sangat tergantung berhadapan dengan siapa. Dan masih terjadi khilaf dikalangan ulama.

A. Batasa aurat wanita, terbagi:
1. Dihadapan laki laki, ini terbagi dua jenis.

a. Dihadapan laki laki yang bukan mahram.
Semua Ulama sepakat bahwa seluruh tubuh perempuan adalah aurat dan harus di tutup, kecuali wajah dan telapak tangan yang masih diperselisihkan oleh para Ulama.

Adapun kewajiban menutupnya.Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Qur’an Surah Al Ahzab : 59.

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

” Wahai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”  Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang “

Imam Malik , wajah dan telapak tangan tidak termasuk aurat. Imam As Syafii dan Ahmad mnganggapnya sebagai aurat.
Adapun Hanafiyah menambahkan pergelangan kaki tdk termasuk aurat..

b. Dihadapan laki laki yang mahram.
Yang dimaksud mahram disini adalah yang muabbad (haram dinikahi selamanya), baik karena sebab nasab seperti ayah, kakak ,adik , atau karena mushaharah (sebab lernikahan)yaitu seperti bapak mertua, anak laki-laki dari suaminya, menantu laki-laki, dll.
Atau karena persusuan,

Batasan aurat bagi mereka dihadapan mahram kalau Mayoritas ulama dalam Madzhab Syafi'i adalah anggota tubuhnya selain yang ada di antara pusar dan lutut.

Namun pendpat yang lain dari kalangan syafiiyah bahwa anggota tubuh wanita yang boleh terlihat oleh mahramnya adalah anggota tubuh yang biasa ia tampakkan saat ia beraktifitas di dalam rumah. Seperti kepala, leher, dan tangan hingga siku, juga kaki hingga lutut.

c. Dihadapan sesama wanita muslimah. Batasan auratnya Hukumnya sama seperti di hadapan laki laki.

d. Adapun dihadapan wanita non muslim.

Terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulma tentang persoalan itu. Hal itu disebabkan dalam perbedaan menafsirkan kalimat "Nisaaihinna/ نساءهن..Wanita wanita mrk", Pd ayat di bawah ini

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ …

‘Katakanlah pada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kepadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara-saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita mereka …’
[QS. an-Nur : 31].

Dari ayat diatas, sebagian ulama melarang wanita muslimah memperlihatkan aurat di depan wanita non muslim.
Diantaranya Ibnu Katsir berkata; “Firman Allah SWT ‘nisaa`ihinna’, maksudnya adalah, seorang wanita Muslimah dibolehkan menampakkan perhiasannya (auratnya) kepada wanita-wanita Muslimah yang lain. Namun ia tidak dibenarkan kepada ahlu zimmah (wanita-wanita kafir ahlu zimmah). Ini bertujuan agar wanita-wanita kafir itu tidak menceritakan aurat wanita-wanita Muslimah kepada suami-suami mereka. Walaupun hal ini mesti dihindari pada semua wanita, akan tetapi ianya lebih ditekankan lagi kepada wanita ahlu zimmah.
[Tafsir Ibnu Katsir, juz 6, hal. 48]

Namun Ada pula yg membolehkannya, sbb kalimat "wanita wanita mereka" dalam ayat diatas adalah bersifat umum, siapapun wanita mereka itu, bisa muslimah dan non muslimah...

Imam Ar Raziy di dalam Tafsirnya menyatakan; juz 11, 307

قوله تعالى : { أَوْ نِسَائِهِنَّ } وفيه قولان : أحدهما : المراد والنساء اللاتي هن على دينهن ، وهذا قول أكثر السلف . قال ابن عباس رضي الله عنهما : ليس للمسلمة أن تتجرد بين نساء أهل الذمة ولا تبدي للكافرة إلا ما تبدي للأجانب إلا أن تكون أمة لها لقوله تعالى : { أَوْ مَا مَلَكَتْ أيمانهن } وكتب عمر إلى أبي عبيدة أن يمنع نساء أهل الكتاب من دخول الحمام مع المؤمنات وثانيهما : المراد بنسائهن جميع النساء ، وهذا هو المذهب وقول السلف محمول على الاستحباب والأولى

”Adapun firman Allah swt ”au nisaa`ihinna”, ada dua penafsiran terhadap frase ini; pertama : yang dimaksud wanita-wanita di sini yang seagama. Ini adalah pendapat mayoritas ulama salaf. Ibnu ‘Abbas ra berkata, “Seorang wanita Muslimah tidak boleh menyendiri di antara ahlu dzimmah, dan ia tidak boleh menampakkan auratnya di hadapan wanita kafir, sebagaimana ia tidak boleh menampakkannya di hadapan laki-laki asing, kecuali wanita kafir itu adalah budak miliknya; berdasarkan firman Allah swt, ”au maa malakat aimaanihinna” [kecuali kepada budak-budak yang mereka miliki]. Dan Umar pernah mengirim surat kepada Abu ’Ubaidah ra untuk melarang wanita-wanita ahlul Kitab masuk ke pemandian umum bersama dengan wanita-wanita Mukminat. Kedua, yang dimaksud dengen wanita-wanita di sini adalah semua wanita. Ini adalah pendapat yang terpilih dan pendapat ulama salaf harus dibawa kepada ”sesuatu yang dipandang baik”.
[Imam Abu Abdullah Mohammad bin ’Umar bin al-Hasan bin Husain al-Taimiy al-Raaziy (Imam Fakhrud Diin Ar Raaziy), Mafaatiih al-Ghaib, juz 11, hal. 307]

So, sebenarnya pelarangan itu lbh menyangkut, pengungkapan rahasia aurat perempuan muslimah kpd org lain yg tdk halal.. Dan sifat 'ember' itu bisa ada pada siapapun..
Hanya saja Non Muslim, jauh terkadang lbh tdk bisa dipercaya utk menyimpan rahasia bentuk Aurat perempuan muslimah.. So, usahakan jgn buka jilbab di depan mrk.. Coba renungi hadis ini;

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Janganlah seorang wanita yang berada bersama dengan seorang wanita lainnya menyifati keadaan wanita itu pada suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihat wanita itu.’
[HR. al-Bukhari dan Muslim].

B. Batasa Aurat Laki dihadapan laki, atau laki laki dihadapan wanita non mahram menurut mayoritas ulama adalah antara pusar dan lutut..
Adapun apakah pusar dan lutut itu aurat, paha itu aurat dikalangan ulama berbeda pendapat .


Wallohu alam

☘☘☘☘☘☘☘☘☘
YA ALLOH......
JADIKAN KAMI AL KAYYIS
🍁🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍁
Menebar Dakwah Meraih Berkah

📚➰➰➰➰➰➰📚
(www.dar-alkayyis.com)
Fanpage UJ:
https://m.facebook.com/UstadzJunaidiSahal
❤➰➰➰➰➰❤

BCA :
721-021-5080
a.n. Muji Sampurno

BSM no.rek: 7086895662
a.n.Ainurrofiq .QQ. Dar alKayyis
Share:

ARCHIEV

VISITORS

free counters

FRIENDS

Blog Archive