"NU telah memprediksi awal Ramadhan, namun bukan berarti NU telah menetapkan tanggal itu. Ini penting disampaikan," kata Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A Ghazalie Masroeri di Jakarta, Rabu.
Prediksi bahwa tanggal 1 Ramadhan 1433 H jatuh pada Sabtu 21 Juli 2012 tersebut juga tertuang dalam Almanak PBNU yang diterbitkan Lajnah Falakiyah.
Kiai Ghazalie mengatakan, prediksi tersebut diambil berdasarkan perhitungan menggunakan metode ilmu hisab yang paling modern.
"NU menggunakan hisab yang tahkiki, tadzkiki, ashri," kata Kiai Ghazalie.















